Proyek Jalan Pintas Singaraja-Mengwitani Berlanjut di 4 Titik - Beritadenpasar.com

Ekbis

Proyek Jalan Pintas Singaraja-Mengwitani Berlanjut di 4 Titik

Rabu, 01 September 2021 | 10:50 WITA
Proyek Jalan Pintas Singaraja-Mengwitani Berlanjut di 4 Titik

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
Beritadenpasar.com, Denpasar Selatan.
Pemerintah Provinsi Bali berkomitmen untuk mewujudkan infrastruktur terintegrasi. Salah satunya yakni dengan melanjutkan pembangunan shortcut atau jalan pintas baru batas Kota Singaraja-Mengwitani titik 7A, 7B, 7C serta titik 8 serta Rest Area.
Dengan dilanjutkannya proyek ini diharapkan dapat mengurangi kelokan dan kemiringan jalan. Dengan demikian, strukturnya lebih landai dan mempersingkat waktu perjalanan dari Denpasar ke Singaraja begitupun sebaliknya.
Ground Breaking dimulainya pembangunan ruas jalan titik 7A, 7B, 7C dengan panjang 601 meter serta titik 8 sepanjang 1.564 meter (Panjang total jalan  1.404 meter dan Panjang total jembatan 160 meter) serta Rest Area atau Anjung Pandang ini akan dilaksanakan pada Kamis (2/9) pagi di Desa Pegayaman, Sukasada, Buleleng. 
Demikian disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Bali Nusakti Yasa Weda dalam keterangan persnya pada Rabu (1/9) pagi di Denpasar.
“Bapak Gubernur (Wayan Koster-red) berkomitmen untuk menyelesaikan shortcut Singaraja-Mengwitani ini meski di tengah pandemi. Bahkan pembangunan infrastruktur yang dibiayai dari APBN semuanya masih sesuai dengan rencana, tidak ada yang batal atau dipotong. Jadi semua akan terus jalan. Pemprov Bali juga telah menuntaskan biasa pembebasan lahannya," ungkap Nusakti.
Lebih lanjut, pembangunan Shortcut (SC) pada ruas batas Kota Singaraja-Mengwitani ini dikatakan Nusakti penting untuk menciptakan pemerataan pembangunan antara Bali Utara dan Selatan, khususnya di sektor pariwisata sesuai dengan visi Pemerintah Provinsi Bali "Nangun Sat Kerthi Loka Bali".
“Latar belakang di bangunnya Shortcut pada titik 7A, 7B dan 7C di sebabkan karena kondisi jalan existing terdapat tikungan pendek yang jari-jari tikungannya kecil dengan kelandaian lebih dari 10 %, sehingga kecepatan kendaraan hanya 20 km/jam. Adapun skema pembiayaan dengan dana APBN Murni maupun SBSN dengan rencana biaya di gabung dengan SC 8 senilai Rp. 145.568.901.000 (Multi Years Contract),” terangnya.
Halaman :

TAGS : Berita Denpasar Berita Bahasa Bali Berita Berbahasa Denpasar Berita Denpasar Terkini Berita Denpasar Hari Ini Info Denpasar Beritadenpasar Informasi Denpasar Provinsi Bali Denpasar APBN


Beritagianyar.com - Media Online Gianyar Bali Terkini

Menyajikan Berita Politik, Seksologi, Hukum, Kriminal, Wisata, Budaya, Tokoh, Ekonomi, Bisnis, Pendidikan di Gianyar, Bali, Nasional dan Dunia.



News Lainnya :


Berita Lainnya