Bali Dilanda Cuaca Buruk, Warga Diminta Hindari Area Berisiko
GOOGLE NEWS
BERITADENPASAR.COM, BALI.
Polda Bali melalui Kabid Humas Kombes Pol. Ariasandy S.I.K. memberikan imbauan penting kepada masyarakat Bali untuk selalu siaga dan waspada menghadapi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bali dalam beberapa hari terakhir.
Cuaca ekstrem yang terjadi, seperti hujan deras disertai angin kencang, telah menyebabkan bencana alam di beberapa lokasi di Bali, termasuk Desa Pesinggahan Klungkung dan Ubung Denpasar.
Bencana tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian material tetapi juga menyebabkan korban jiwa, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga yang terdampak.
Baca juga:
Bencana Tanah Longsor di Jalan Ken Dedes Ubung Kaja Denpasar 8 Korban Terevakuasi, 5 Meninggal Dunia
"Kami semua berharap ini menjadi bencana terakhir, dan ke depannya tidak terjadi lagi," ujar Kombes Pol. Ariasandy, Selasa 21 Januari 2025.
Dalam menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana, Polda Bali mengimbau masyarakat untuk mengambil langkah-langkah berikut, hindari berteduh atau berkendara di bawah pohon besar, jangan bepergian saat hujan disertai angin kencang.
Kemudian hindari perjalanan ke laut dan daerah pegunungan jika cuaca buruk, selalu perbarui informasi prakiraan cuaca dari BMKG.
Baca juga:
Ramen Halal dan Sushi Segar Kini Bisa Dinikmati di Denpasar
Selain itu manfaatkan grup WhatsApp untuk saling bertukar informasi tentang kondisi cuaca terkini.
Kombes Pol. Ariasandy menutup dengan harapan agar cuaca ekstrem yang melanda Bali segera berakhir.
"Mari kita saling mengingatkan dan menjaga keselamatan diri serta keluarga agar terhindar dari bencana alam," pesannya.
Polda Bali juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau informasi terkini terkait cuaca melalui aplikasi BMKG atau media terpercaya lainnya.
Langkah ini sangat penting untuk mencegah risiko yang dapat timbul akibat perubahan cuaca yang tidak menentu.
Dengan langkah-langkah sederhana dan kesadaran bersama, masyarakat Bali diharapkan dapat menghadapi tantangan cuaca ekstrem ini dengan lebih siap.
Editor: Wids
Reporter: bbn/tim