Rumah Kontrakan di Denpasar Terbakar, Anak Tertidur di Kamar
GOOGLE NEWS
BERITADENPASAR.COM, DENPASAR.
Rumah kontrakan yang terletak di Jalan SMA 3 Gang VI nomor 79 di Banjar Lebah Desa Sumerta Kaja Denpasar Timur, pada Selasa 25 Januari 2022 ludes diamuk si jago merah. Peristiwa kebakaran ini dipantau langsung oleh Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara dan Kapolsek Denpasar Timur Kompol Tri Joko.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, rumah semi permanen itu diketahui milik Made Sutama (41) dan dikontrak oleh Sriyono (45), sejak lima tahun lalu.
Pascakejadian, korban keluar rumah dan meninggalkan anaknya Muhamad Adi Setiawan di dalam kamar sedang tidur. Tiba-tiba saja sekitar pukul 07.30 WITA, tetangga korban bernama Ketut Suardana (47) melihat ada asap mengepul dari dapur rumah. Saksi bergegas mengecek dengan cara mendobrak pintu dapur.
Seketika ia melihat api sudah membesar disusul suara ledakan tabung gas. Karuan saja, saksi Suardana berteriak minta tolong. Teriakan itu didengar anak korban yang sedang tidur di kamar dan langsung kabur. Bersama dengan warga setempat kobaran api berusaha dipadamkan dengan alat seadanya.
Namun si jago merah semakin tidak bersahabat. Warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran yang segera tiba di lokasi kejadian dengan 6 unit Branwir. Tak lama, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.40 WITA.
"Rumah yang terbakar terbuat dari dinding tembok batako dan atap seng seluas kurang lebih satu are, terdiri dari tiga kamar tidur, satu gudang, satu ruang tamu, serta dapur," ujar Iptu Sukadi.
Sementara dari hasil penyelidikan Polisi, kebakaran itu diduga disebabkan tabung gas. Dimana sebelumnya anak korban yang lain bernama Amir Kurniawan menyalakan rokok di dapur dengan menggunakan kompor gas. Namun, dia lupa mematikan kompor dan langsung ditinggal ke sekolah.
"Diduga disebabkan kompor gas yang sedang menyala dan ditinggalkan," ungkapnya.
Akibat kebakaran itu pemilik rumah kontrakan mengalami kerugian Rp150 juta. Dihitung dari terbakarnya sepeda motor Yamaha Mio, warna merah DK 8566 ID, peralatan elektronik, furniture, dan surat surat penting lainnya.
Ditemui di lokasi, Sriyono tampak pasrah. Ia mengaku tidak mengetahui kronologis kejadian karena sedang berjualan Soto di Pasar Kreneng, Denpasar bersama istrinya. Pria keturunan Solo, Jawa Tengah yang besar di Denpasar itu bergegas pulang setelah diberitahu jika rumahnya sudah terbakar.
"Saya ditelpon keponakan kalau rumah kebakaran, tapi pas sampai di sini semua habis terbakar, rumah, barang, motor, sama surat-surat seperti kartu keluarga, ijazah juga," ujarnya sedih.
Sementara peristiwa kebakaran itu mendapat perhatian dari Walikota Denpasar IGN Jaya Negara yang datang bersama Kapolsek Denpasar Timur Kompol Tri Joko. "Tadi pak Wali Kota juga datang ke sini tadi dan sama Kelian sudah didata," bebernya.
Ia juga berharap adanya sedikit bantuan untuk mengurangi beban keluarganya. Saat ini Sriyono mengaku bersama anak dan istrinya akan menumpang di rumah sanak keluarga di Bali.
Editor: Robby Patria
Reporter: bbn/tim